Masyarakat Jawa Tengah menyajikan sega golong untuk upacara perkawinan, sunatan, dan kelahiran. Sega golong disajikan dengan berbagai kelengkapan lauk pauk. Makna dari sega golong adalah menyatukan tekad. Dalam upacara perkawinan, penyajiannya adalah 2 buah sega golong yang masing-masing diselimuti oleh telur dadar, pecel, dan daun kemangi. Rumah sego golong pelengkap dari tumpeng : Jalan Kalilom Lor Indah gang Kenongo nomor 82, Surabaya. Dapur 1 : Perum Gunung Anyar Emas Blok J2/170C, Gunung Anyar Tambak Surabaya. Dapur 2 : Jalan Kenjeran nomor 245 Masuk Towowo Rejo gang I rumah nomor 6 Surabaya. Sego Golong atau Nasi Golong cukup dikenal di daerah Jawa Tengan dan Yogyakarta. Jaman dulu tradisi membuat nasi golong dilakukan untuk slametan. Jumlah golong atau nasi yang dibulatkan sesuai jumlah anggota keluarga kemudian dihantar untuk sedekah di masjid terdekat. #PejuangGoldenBatikApron. Tugu Golong Gilig menjadi bagian dari Sumbu Filosofi Jogja yang letaknya berada di utara Keraton Jogja dan warnanya putih sehingga sering disebut sebagai white pal atau sekarang disebut Tugu Pal Putih. 1 sdt gula pasir. Bahan bumbu halus: 5 butir bawang merah. 3 siung bawang putih. 1 cm kencur. 4 buah cabe merah. 3 cabe rawit merah. Cara membuat tumpeng Sego Gegok khas Ponorogo: Pertama, masak nasi menggunakan rice cooker atau diaron dan dikukus sesuai selera. Tambahkan sedikit air supaya tekstur nasi agak lembut. Nasi yang berbentuk bulat bak bola tenis ini merupakan nasi golong, yang mana dalam tradisi jawa uborampe ini memiliki makna kebulatan tekad yang menjadi satu atau manunggal bisa juga disebut golong gilig. Yang mana dalam penyajiannya nasi golong ini di bentuk menjadi tujuh jodho atau sebanyak emapt belas butir nasi. .

sego golong adalah pelengkap dari tumpeng